Proxy
server memiliki mekanisme penyimpanan obyek-obyek yang sudah
pernah diminta dari server-server di internet, biasa disebut caching. Karena
itu, proxy server yang juga melakukan proses caching juga biasa disebut
cache server.
pernah diminta dari server-server di internet, biasa disebut caching. Karena
itu, proxy server yang juga melakukan proses caching juga biasa disebut
cache server.
Mekanisme
caching akan menyimpan obyek-obyek yang merupakan hasil
permintaan dari dari para pengguna, yang didapat dari internet. Karena
proxy server bertindak sebagai perantara, maka proxy server mendapatkan
obyek-obyek tersebut lebih dahulu dari sumbernya untuk kemudian
diteruskan kepada peminta yang sesungguhnya. Dalam proses tersebut,
proxy server juga sekaligus menyimpan obyek-obyek tersebut untuk dirinya
sendiri dalam ruang disk yang disediakan (cache).
permintaan dari dari para pengguna, yang didapat dari internet. Karena
proxy server bertindak sebagai perantara, maka proxy server mendapatkan
obyek-obyek tersebut lebih dahulu dari sumbernya untuk kemudian
diteruskan kepada peminta yang sesungguhnya. Dalam proses tersebut,
proxy server juga sekaligus menyimpan obyek-obyek tersebut untuk dirinya
sendiri dalam ruang disk yang disediakan (cache).
Dengan
demikian, bila suatu saat ada pengguna yang meminta suatu
layanan ke internet yang mengandung obyek-obyek yang sama dengan
yang sudah pernah diminta sebelumnya, yaitu yang sudah ada dalam cache,
maka proxy server akan dapat langsung memberikan obyek dari cache yang
diminta kepada pengguna, tanpa harus meminta ulang ke server aslinya di
internet. Bila permintaan tersebut tidak dapat ditemukan dalam cache di
proxy server, baru kemudian proxy server meneruskan atau memintakannya
ke server aslinya di internet.
layanan ke internet yang mengandung obyek-obyek yang sama dengan
yang sudah pernah diminta sebelumnya, yaitu yang sudah ada dalam cache,
maka proxy server akan dapat langsung memberikan obyek dari cache yang
diminta kepada pengguna, tanpa harus meminta ulang ke server aslinya di
internet. Bila permintaan tersebut tidak dapat ditemukan dalam cache di
proxy server, baru kemudian proxy server meneruskan atau memintakannya
ke server aslinya di internet.
Proses
caching ini juga tidak kelihatan bagi pengguna (transparan), karena
bagi pengguna tidak tampak siapa sebenarnya yang yang memberikan
obyek yang dimintanya, apakah proxy server yang mengambil dari cachenya atau server asli di internet. Dari sisi pengguna, semua akan nampak
sebagai balasan langsung dari internet.
bagi pengguna tidak tampak siapa sebenarnya yang yang memberikan
obyek yang dimintanya, apakah proxy server yang mengambil dari cachenya atau server asli di internet. Dari sisi pengguna, semua akan nampak
sebagai balasan langsung dari internet.
Salah
satu proxy yang paling banyak dibahas dan digunakan secara luas
adalah HTTP proxy atau Web proxy. HTTP proxy server merupakan proxy
yang berdiri diantara alokasi web pengguna misalnya web browser dan web
server atau HTTP server. Ketika pengguna membuka browser dan
mengetikkan URL, maka content yang diminta URL tersebut dinamakan
“Internet Object”.
adalah HTTP proxy atau Web proxy. HTTP proxy server merupakan proxy
yang berdiri diantara alokasi web pengguna misalnya web browser dan web
server atau HTTP server. Ketika pengguna membuka browser dan
mengetikkan URL, maka content yang diminta URL tersebut dinamakan
“Internet Object”.
Pertama
dia akan bertanya terlebih dahulu ke sebuah DNS. DNS akan mencari IP Address
dari URL tersebut dalam databasenya dan memberi jawaban kepada browser
tersebut kembali. Setelah browser mendapatkan IP address,
maka ia akan membuka hubungan ke port http web server tujuan. Web
server akan mendengarkan adanya permintaan dari browser lalu memberikan content
yang diminta tersebut. Setelah browser menerima content maka
hubungan dengan web server bias diputus. Content lalu ditampilkan dan
disimpan didalam hardisk.
Content
yang disimpan didalam
hardisk biasanya disebut cache object yang
nantinya akan digunakan jika pengguna kembali mengunjungi halaman yang
sama, misalnya dengan mengklik tombol back atau melihat history. Dalam
kunjungan berikutnya, browser akan memeriksa validasi content yang
disimpannya, validasi ini dilakukan dengan membandingkan header content
yang ada pada cache object dengan yang ada pada web server, jika content
belum kadaluwarsa maka content tadi akan ditampilkan kembali ke browser.
nantinya akan digunakan jika pengguna kembali mengunjungi halaman yang
sama, misalnya dengan mengklik tombol back atau melihat history. Dalam
kunjungan berikutnya, browser akan memeriksa validasi content yang
disimpannya, validasi ini dilakukan dengan membandingkan header content
yang ada pada cache object dengan yang ada pada web server, jika content
belum kadaluwarsa maka content tadi akan ditampilkan kembali ke browser.
Cache
object yang
disimpan dalam hardisk lokal ini hanya bias dipakai oleh
pengguna sendirian, tidak bisa dibagi dengan pengguna yang lainnya. Lain
hal jika content tersebut disimpan pada sebuah server, dimana semua
komputer terhubung dengan server tersebut, maka cache object tersebut
dapat dipakai bersama-sama, server tersebutlah yang nantinya akan
dinamakan cache server atau proxy server.
pengguna sendirian, tidak bisa dibagi dengan pengguna yang lainnya. Lain
hal jika content tersebut disimpan pada sebuah server, dimana semua
komputer terhubung dengan server tersebut, maka cache object tersebut
dapat dipakai bersama-sama, server tersebutlah yang nantinya akan
dinamakan cache server atau proxy server.
Cache
server diletakkan
pada titik diantara klien dan web server . Pada
contoh diatas klien akan meminta content dari suatu web server ke cache
server, tidak langsung ke web server tujuan. Cache server inilah yang
bertanggung jawab untuk mendownload content yang diminta dan
memberikannya pada klien. Content tadi disimpan pada hardisk lokal cache
server. Lain waktu, ada klien yang meminta content yang sama, maka cache
server tidak perlu mengambil langsung dari server tujuan tapi tinggal
memberikan content yang sudah ada. Disinilah letak optimasi cache server
tersebut.
contoh diatas klien akan meminta content dari suatu web server ke cache
server, tidak langsung ke web server tujuan. Cache server inilah yang
bertanggung jawab untuk mendownload content yang diminta dan
memberikannya pada klien. Content tadi disimpan pada hardisk lokal cache
server. Lain waktu, ada klien yang meminta content yang sama, maka cache
server tidak perlu mengambil langsung dari server tujuan tapi tinggal
memberikan content yang sudah ada. Disinilah letak optimasi cache server
tersebut.
Ada
dua jenis metode caching, yaitu pasif dan aktif. Seperti telah kita
ketahui, object yang disimpan bisa saja mencapai kadaluarsa, untuk
memeriksanya dilakukan validasi. Jika validasi ini dilakukan setelah ada
permintaan dari klien, metode ini disebut pasif. Pada caching aktif, cache
server mengamati object dan pola perubahannya.
ketahui, object yang disimpan bisa saja mencapai kadaluarsa, untuk
memeriksanya dilakukan validasi. Jika validasi ini dilakukan setelah ada
permintaan dari klien, metode ini disebut pasif. Pada caching aktif, cache
server mengamati object dan pola perubahannya.
Misalkan
pada sebuah object didapati setiap harinya berubah setiap jam 12 siang
dan pengguna biasanya membacanya jam 14, maka cache server tanpa diminta
klien akan
memperbaharui object tersebut antara jam 12 dan 14 siang. Dengan cara
update otomatis ini waktu yang dibutuhkan pengguna untuk mendapatkan
object yang fresh akan semakin sedikit.
memperbaharui object tersebut antara jam 12 dan 14 siang. Dengan cara
update otomatis ini waktu yang dibutuhkan pengguna untuk mendapatkan
object yang fresh akan semakin sedikit.
Pada kondisi tertentu, kapasitas penyimpanan akan terkuras habis
oleh
object. Namun cache server mempunyai beberapa metode penghapusan
untuk menjaga kapasitas tetap terjaga, sesuai dengan kopnfigurasi yang
telah ditetapkan. Penghapusan ini didasarkan pada umur dan kepopuleran,
semakin tua umur object akan tinggi prioritasnya untuk dihapus. San juga
untuk object yang tidak popular akan lebih cepat dihapus juga.
object. Namun cache server mempunyai beberapa metode penghapusan
untuk menjaga kapasitas tetap terjaga, sesuai dengan kopnfigurasi yang
telah ditetapkan. Penghapusan ini didasarkan pada umur dan kepopuleran,
semakin tua umur object akan tinggi prioritasnya untuk dihapus. San juga
untuk object yang tidak popular akan lebih cepat dihapus juga.

0 Comments